SELAMAT-DATANG

Assalamu'alaikum warohmatullohi Wabarakatuh
SELAMAT DATANG KE TEMPAT KAMI DI MERDUT (MERPATI DUTA )
hatur nuhun .....

dukung persib

CLOSE FRIEND

29 Mei 2008

KIMIA MENARIK DAN SEJARAH LEMBANG


PAK HISKIA AHMAD PAKAR KIMIA DASAR ITB . ( KIMA MENARIK )


SEJARAH ALAM TAMAN IR. JUANDA
Bentang alam spesifik kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda merupakan sebagian Daerah Cekungan Bandung yang sangat khas keberadaan rupa buminya dibanding daerah lainnya dan terjadinya Daerah Cekungan Bandung ini disebabkan dari gejolak alam dengan periode tertentu dalam era pembentukan alam semesta ini, diantaranya:
Pada permulaan PERIODE PLESTOSEN (satu juta tahun yang lalu). Didaerah Priangan sekarang terdapat gunung yang sangat besar dengan dasar piramidanya ± 20 Km2 dan ketinggiannya variable antara 3.000 m dpi sampai dengan 5.000 m dpi dinamakan Gunung Sunda.
Pada jaman PERIODE HELOSEN (sebelas ribu tahun yang lalu). Gunung Sunda tersebut diatas mengalami erupsi/meletus yang pertama kalinya dan terbentuklah dibekas letusannya kaldera berupa telaga besar Situ Hiang atau Danau Bandung serta muncul anak gunungnya yang diberi nama oleh orang-orang daerah tersebut dengan nama Gunung Tangkuban Perahu.
Pada kurun waktu PERIODE PURBA (4000 - 3000 tahun lalu); Situ Hiang atau Danau Bandung tersebut diatas airnya menyusut lewat aliran Sungai Cikapundung dan Citarum dengan pintu alirannya terdapat di Sanghiang Tikoro, maka caldera Situ Hiang tersebut menjadi susut kering terbentuklah Dataran Tinggi Bandung yang membentang dari Cicalengka (disebelah Timur) sampai dengan Padalarang (disebelah Barat) sejauh ± 50Km dan batas sebelah utaranya Bukit Dago sampai dengan Soreang (sebelah Selatan) sejauh ± 30Km. (Prof. Dr. Th. H. F Klom; The Geology of Bandung, 1956)
Salah satu sisa ekosistem hutan di Cekungan Bandung yang sekarang masih dapat kita nikmaati sebagai hutan kota adalah Kawasan Hutan Taman Hutan Raya Pr. H. Djuanda dimana dahulu merupakan tempat perikehidupan manusia Zaman Batu sebagai halaman rumahnya I pekarangan sekaligus merupakan tempat berkumpul dan membuat persenjataannya/ pakarang.
SEJARAH AIR TERJUN MARIBAYA
Maribaya berasal dari nama seorang perempuan sangat cantik yang menjadi sumber kehebohan bagi kaum laki-laki. Saking terpesona oleh kecantikannya, pemuda-pemuda di kampungya sering cekcok sehingga sewaktu-waktu bisa terjadi pertumpahan darah. Itulah gambaran keindahan Maribaya tempo dulu. Karena keindahan dan kenyamanan wilayah itu, lokasi pemandian air hangat itu diabadikan dengan nama Maribaya. Keelokan pemandangan disertai desiran air terjun digambarkan bagai seorang gadis cantik jelita yang membuat setiap pemuda bertekuk lutut. Namun, apakah objek wisata Maribaya saat ini masih seperti dulu yang membuat setiap orang ingin menyambanginya ?
Sejak mulai dikembangkan tahun 1835 oleh Eyang Raksa Dinata, ayah Maribaya, lokasi objek wisata itu berhasil mengubah kehidupan Eyang Raksa Dinata yang sebelumnya hidup miskin menjadi berkecukupan. Banyak orang yang berkunjung ke tempat tersebut. Mereka tidak hanya datang untuk berekreasi menghirup udara segar alam pengunungan dan perbukitan, tetapi banyak juga yang berobat dengan cara berendam di air hangat.
Eyang Raksa Dinata yang sebenarnya hanya ingin menghindari pertumpahan darah di kampungnya, malah mendapat berkah kekayaan setelah mengelola sumber air panas mineral yang dapat dipergunakan untuk pengobatan itu. Keluarga Maribaya memperoleh penghasilan dari para pengunjung yang datang berduyun-duyun.
PATAHAN LEMBANG
Di wilayah dekat obyek Wisata Maribaya fenomena alam yang dikenal dengan (Lembang Fault) Seluruh kawasan Tahura Ir. H. Djuanda memiliki satu jenis batuan, yaitu batuan vulkanik yang berkembang dari jaman kwarter tua. Salah satu fenomena geomorphologi yang paling khas di wilayah ini adalah Patahan Lembang (Lembang Fault). Letak patahan ini berada di Maribaya yang Sekaligus merupakan batas bawah dari Sub DAS Cikapundung Hulu.Fenomena Patahan Lembang ini apabila diamati akan nampak berupa lineament, yaitu struktur geologi yang membentuk garis lurus membujur arah Barat Laut-Tenggara. Secara fisik di lapangan patahan ini berupa punggung bukit atau ngarai terjal (escarpment) yang membujur Iurus, struktur geologi ini, mengontrol aliran sungai, sehingga aliran sungai Sub DAS Cikapundung HuIu berbelok dan mengalir mengikuti arah patahan.
Patahan Lembang adalah patahan yang membentang kearah barat – Timur lalu berbelok tenggara mulai dari daerah Parongpong lalu menghilang di sekitar daerah Sumedang , Secara genetic sesar ini dikenal dengan sesar nomal, dimana blok disebelah utara yang bertindak sebagai hanging wallnya, relatif lebih turun dibandingkan dengan blok yang berada disebelah selatan, yang merupakan foot wallnya. Keterbentukan sesar ini menurut Van Bemmelen 1949 akibat dari amblasan yang merupakan efek dari kosongnya ruang magma pada saat letusan besar Gunung sunda, dan berarti umur dari sesar ini lebih muda dari umur endapan sunda yang dihasilkan.
Namun setelah melihat data data yang berhasil dikumpulkan oleh Arya Juarsa meliputi peta topografi , Citra satelit, Analisis besar butir dan peta penyebaran endapan piroklastik gunung sunda, Kami berpendapat bahwa sesar lembang ini bukan sesar normal saja melainkan sesar oblique, dengan elemen pergerakan mendatar dekstral ( menganan ) analisis ini dasarkan pada pembelokan sungai Cimahi secara pada daerah Paneunteung ( Peta Topografi Bakosurtanal Lembar Cimahi n0 1309 – 313 ), dari analisis peta topografi dan citra satelit juga terlihat bahwa terjadi pergeseran secara menganan pada lembah curam di daerah desa Cihanjuang Rayu.
Dari hasil analisa statistic terhadap standar deviasi dari nilai tengah ukuran butir endapan gunung sunda (arya juarsa, 2007) , kami mencoba menggunakan suatu metoda geostatistik yaitu metode Krieging untuk menganalisa sebaran endapan endapan piroklastik, (walker dalam fischer dan schminke 1978) membuat batasan bahwa nilai standar deviasi dibawah 2 merupakan endapan piroklastik jatuhan dan nilai standar deviasi diatas 2 merupakan endapan aliran, dengan dua cara diatas kami mengkonturing daerah penelitan berdasarkan sebaran nilai standar deviasi perstasiun pengamatan. Lalu kami bandingkan dengan pola kelurusan sebagai bahan acuan sesar

Hasil yang dapatkan tenyata sebaran dari endapan piroklastik gunung sunda ini ternyata di pengaruhi oleh kelurusan kelurusan yang di interpretasi sebagai sesar lembang dan sesar cimandiri , di sebelah timur dari penyebaran endapan kami menemukan bahwa endapan piroklaslik aliran yang semula bergerak kearah barat daya ( posisi normal waktu endapan terbentuk ) berubah menjadi terseret kearah timur dan sebaliknya endapan jatuhannya juga terseret kearah barat pada zona batas kelurusan sesar lembang, dan kontur penyebaran standar deviasi juga menunjukan pola yang sama yaitu Dekstral, selain itu juga akibat dari pensesaran yang dilakukan oleh sesar cimandiri terlihat bahwa terjadi perubahan pola kontur penyebaran dengan arah dekstral juga.( arya juarsa, 2007 )
Data arah pergerakan sesar sesar tadi kamu coba bandingkan dengan model menganan harding maka kami berpendapat bahwa sesar lembang ini merupakan sesar sintetik dari sesar utama yaitu sesar cimandri, berbeda dengan pak Iyan dalam papernya “tektonik baribis – Cimandiri” yang menyebut sesar lembang merupakan sesar antitetik dari sesar cimandiri .
Dan umur dari sesar lembang tentu lebih muda dari endapan yang dipotongnya, dari peta penyebaran sesar ini mengoyak endapan sunda purba yang berumur 38300 ( hadisantono 1988) dan data diatas sangat cocok dengan umur yang diajukan oleh van bemmelen ,1949 ) secara neotectonik pergerakan sesar ini bergeser sekitar 0,013 cm/ tahun ( Perhitungan pergeseran sungai cimahi dan umur endapan yang bergeser) dan menurut (Matsuda, 1977) merupaka sesar aktif tipe B dengan kekuatan gempa kurang lebih 4 SR.

21 Mei 2008

SUPLEMEN MAKANAN

DEFINISI SUPLEMEN MAKANAN
Suplemen makanan merupakan makanan yang mengandung zat-zat gizi dan non-gizi; bisa dalam bentuk kapsul, kapsul lunak, tablet, bubuk, atau cairan yang fungsinya sebagai pelengkap kekurangan zat gizi yang dibutuhkan untuk menjaga agar vitalitas tubuh tetap prima. Sebagai pelengkap, suplemen makanan bukan diartikan sebagai pengganti (substitusi) makanan kita sehari-hari.

KOMPONEN YANG TERKANDUNG DALAM SUPLEMEN
Suplemen makanan umumnya berasal dari bahan-bahan alami tanpa tambahan zat-zat kimia walaupun pada vitamin tertentu ada yang sintetis. Suplemen vitamin seperti asam folat dalam bentuk sintetis memang lebih mudah terserap dalam tubuh, walaupun vitamin E dari bahan alami jauh lebih baik penyerapannya daripada yang sintetis.

APAKAH SUPLEMEN = OBAT? APAKAH SUPLEMEN BISA MENGGANTIKAN OBAT?
Suplemen makanan digolongkan sebagai nutraceutical, sedangkan obat-obatan masuk golongan pharmaceutical. Berbeda dengan obat-obatan yang harus diuji efektivitasnya secara klinis mengikuti serangkaian prosedur, suplemen makanan ini khasiatnya tidak perlu dibuktikan melalui uji klinis. Sampai saat ini pun jenis nutraceutical boleh dijual secara bebas tapi tidak boleh diklaim memiliki khasiat untuk mengobati penyakit seperti halnya obat-obatan. Di Indonesia suplemen makanan dimasukkan dalam golongan makanan, bukan obat. Peraturan Menteri Kesehatan No. 329/Menkes/Per/XII/76 menyatakan, makanan sebagai barang yang untuk dimakan dan diminum tetapi bukan sebagai obat.
Namun akibat pengaruh iklan yang menarik bahwa suplemen makanan dapat menyembuhkan atau mencegah penyakit ini dan itu, timbullah kerancuan. Tentu di sini peranan Ditjen POM (Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan), Departemen Kesehatan RI, sangat penting dalam menentukan masalah labelling, claim, serta etika periklanan untuk melindungi konsumen.
Suplemen makanan jangan dianggap sebagai obat dewa yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Peranannya dalam membantu proses pencegahan dan penyembuhan serta rehabilitasi penyakit tertentu memang bisa digunakan. Bukti-bukti ilmiah untuk zat gizi tertentu seperti zat antioksidan, asam lemak esensial (omega-3), memang sudah menunjukkan manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Bahkan dalam suatu seminar di FKUI pernah dibahas beberapa khasiat bahan alami seperti temulawak, bawang putih, bawang merah, dan tempe sebagai antioksidan penangkal senyawa radikal bebas. Kembali pada slogan "Aku Cinta Makanan Indonesia" (ACMI), perlu diingat bahwa sebenarnya makanan tradisional Indonesia dalam pola makan sehari-hari mengandung bahan alami yang banyak mengandung antioksidan.

PERLUKAH QT MENGONSUMSI SUPLEMEN?
Sebagai makanan tambahan atau pelengkap tentunya suplemen makanan harus benar-benar dikonsumsi dalam kondisi yang tepat dan sesuai dengan kondisi tubuh seseorang. Bila makanan yang dikonsumsi seseorang sudah seimbang dan memenuhi prinsip "4 sehat 5 sempurna", cukup berolahraga, cukup beristirahat atau tidur, hidup teratur, tidak stres bahkan bebas dari cemaran zat polutan (udara, makanan, dan air), maka suplemen makanan tentunya tidak dianjurkan untuk dikonsumsi karena kebutuan gizi sudah dipenuhi dari makanan sehari-hari.
Konsumsi suplemen makanan sebenarnya berawal dari konsep kembali ke alam: bahan-bahan alami dikemas begitu rupa dalam bentuk kapsul, pil, dsb. Namun perlu diingat, makanan segar yang beraneka ragam tetap lebih alami dan bermanfaat. Jadi hendaknya, sebelum mengkonsumsi suplemen makanan, kita mempertimbangkan segala aspek: kondisi tubuh, daya beli, dan manfaat yang diinginkan. Mengkonsumsi suplemen makanan jangan dengan alasan mengutamakan gengsi, terbawa mode, atau memenuhi faktor sugesti.

5. SUPLEMEN UNTUK SIAPA?
Beberapa kondisi yang perlu diingat sebagai latar belakang penggunaan suplemen makanan dapat disimak sebagai berikut: dalam masyarakat modern dengan pola makan yang tidak seimbang karena kesibukan dan kurangnya persiapan makanan dengan menu seimbang atau kebiasaan mengkonsumsi makanan olahan seperti junk food yang terkadang memakai zat pengawet atau zat tambahan agar makanan tetap awet. Faktor itu akan mempengaruhi asupan zat gizi yang masuk ke dalam tubuh. Belum lagi kurangnya waktu untuk berolahraga karena kesibukan kerja, tidak cukup tidur dan istirahat, bahkan faktor stres yang banyak melanda masyarakat terutama di perkotaan.
Dalam keadaan stres, tubuh akan menguras cadangan gula darah (glukosa) dalam tubuh. Cadangan glukosa ini akan diambil dari persediaan protein dan juga karbohidrat tambahan untuk memenuhi energi yang banyak terbuang pada waktu stres. Rendahnya jumlah serotonin dalam otak dapat memacu terjadinya stres, dan untuk meningkatkan serotonin diperlukan konsumsi protein yang memadai termasuk asam amino yang juga mendorong produksi serotonin.
Di samping itu, stres juga memacu ginjal untuk meningkatkan pengeluaran beberapa mineral penting dari tubuh seperti magnesium, seng, dan kalsium. Stres yang berkepanjangan dan tidak segera diatasi dapat menghilangkan selera makan seseorang sehingga kebutuhan zat gizi tidak dapat dipenuhi dari pola makannya yang terganggu. Dalam hal seperti itu, suplemen makanan diperlukan karena dapat membantu melengkapi kekurangan zat gizi.
Faktor lingkungan seperti pencemaran udara yang dapat merupakan sumber radikal bebas bagi tubuh kita kini juga tidak terlepas dari kehidupan kita. Salah satu bahan pencemar udara itu antara lain timah hitam (Pb), hasil buangan dari knalpot kendaraan yang menggunakan bahan bakar (bensin) yang mengandung timah hitam.
Laporan Bank Dunia URBAIR 1994 menyatakan, dampak pencemaran timah hitam atau timbal menimbulkan 350 kasus penyakit jantung dan 62.000 kasus tekanan darah tinggi dengan angka kematian 340 orang per tahun. Sumber radikal bebas lain dari lingkungan di sekitar kita seperti asap rokok, radiasi sinar matahari, sinar X, dll. Dalam hal ini suplemen makanan yang mengandung antioksidan memang dapat membantu menetralkan radikal bebas dengan mengikat elektron bebas dari sumber tersebut. Dengan memusnahkan radikal bebas, kita dapat mengantisipasi dalam mengurangi kerusakan inti sel, membran sel, dan sistem kekebalan tubuh serta meningkatkan perlindungan tubuh kita.
Kondisi lain yang juga perlu diperhatikan yaitu bahwa setiap manusia mempunyai keunikan struktur (organ tubuh, jaringan, sel-sel) dan fungsi yang berbeda dari yang lain sehingga untuk mencapai fungsi optimal kecukupan gizinya pun berbeda. Dalam memenuhi fungsi tubuh optimal ini terkadang memang diperlukan tambahan suplemen makanan baik berupa vitamin, mineral, atau enzim tertentu, tapi tentunya harus dikonsultasikan dengan dokter. Misalnya, seseorang yang sering mengalami diare atau gangguan pencernaan karena kekurangan enzim percernaan tertentu dalam ususnya, dapat dibantu dengan suplemen makanan tertentu sebagai tambahan obat yang diresepkan dokter.
Selain itu faktor usia di mana beberapa fungsi organ tubuh sudah menurun, seperti kurangnya penyerapan zat gizi atau gangguan pada gigi yang menyebabkan sulit makan, terkadang memerlukan suplemen makanan sebagai pelengkap kebutuhan asupan zat gizi.
Penggunaan suplemen makanan juga dapat bermanfaat untuk seseorang yang mengalami, misalnya, gangguan kekurangan gizi seperti anemia pada ibu hamil atau menyusui, avitaminosis, dan gondok. Juga bagi para perokok berat, peminum alkohol, dan pengguna obat-obatan dalam jangka waktu lama seperti anti-tuberkulosis yang memerlukan vitamin B6, pengguna obat antikejang, kontrasepsi steroid, dan antibiotik tertentu yang dapat menyebabkan defisiensi jenis vitamin atau mineral tertentu.